Kulas.id-BANDA ACEH – Tim DPRK Banda Aceh berhasil mengamankan posisi runner up dalam Turnamen Trofeo Corner Arena yang digelar pada Senin (17/8/2026) sore, di Lapangan Corner Arena, Lampriet. Turnamen ini diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan diikuti oleh tiga tim, yaitu DPRK Banda Aceh, PLN UID Aceh, dan Skull Persiraja.
Dalam format kompetisi trofeo, tiga tim saling berhadapan untuk mengumpulkan poin terbanyak. DPRK Banda Aceh yang diperkuat sejumlah anggotanya, termasuk Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST, Teuku Nanta Muda, Aulia Rahman, dan Zidan Al Hafidz, memulai turnamen dengan tantangan berat.
Pada pertandingan pertama, DPRK Banda Aceh harus mengakui keunggulan Skull Persiraja dengan skor 1-3. Meski tampil dengan semangat, skuad DPRK tidak mampu mengatasi serangan efektif dari lawan. Gol semata wayang bagi DPRK Banda Aceh dicetak oleh Irwandi.
Skull Persiraja melanjutkan performanya dengan kemenangan atas PLN UID Aceh 1-0, mengunci gelar juara dan menyapu bersih dua kemenangan dalam turnamen ini. Dalam laga penyisihan grup, DPRK Banda Aceh bangkit dengan semangat juang yang tinggi dan meraih kemenangan telak 4-1 melawan PLN UID Aceh. Zidan Al Hafidz, Aulia Rahman, dan Fauzan yang merupakan staf DPRK mengemas gol-gol yang memastikan posisi kedua.
Walau hasil akhir tidak sesuai harapan, Irwansyah ST menyatakan pentingnya kegiatan olahraga seperti ini untuk mempererat silaturahmi serta memberikan ruang bagi generasi muda. “Event seperti ini selain sebagai cara kita menikmati nikmat kemerdekaan, juga bagian dari apresiasi dan support penuh event di Banda Aceh,” ujarnya.
Ia menegaskan dukungan DPRK Banda Aceh untuk berbagai kegiatan positif di wilayah tersebut, berharap lebih banyak aktivitas yang dapat memfasilitasi kreatifitas dan energi anak muda. Dalam suasana penuh keakraban, turnamen ini tidak hanya menjadikan pertandingan sebagai fokus, tetapi juga mempererat hubungan antarpemain dari berbagai tim.
Sementara itu, owner Corner Arena, Imam, mengapresiasi partisipasi semua tim dan memberikan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan. Meskipun DPRK Banda Aceh hanya meraih posisi kedua, semangat juang dan kebersamaan mereka menjadi sorotan dalam turnamen ini.
[Red]



