Kulas.id-BANDA ACEH – DPRK Banda Aceh melalui juru bicaranya, Aulia Rahman, menegaskan perlunya Pemerintah Kota menindaklanjuti komitmen terkait berbagai masukan penting yang telah disampaikan. Dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Senin malam, Aulia menyampaikan apresiasi atas tanggapan Pemerintah Kota terhadap isu-isu, namun ia menekankan bahwa respons tersebut harus diikuti dengan tindakan yang terukur.
Fraksi bersama Golkar, PKB, dan PPP menggarisbawahi beberapa poin penting, seperti percepatan Reusam Gampong dan peningkatan respons terhadap pengaduan masyarakat. Selain itu, pengembangan BLK Banda Aceh, penguatan regulasi beasiswa, serta penanganan utang pengadaan obat di RSUD Meuraxa juga menjadi perhatian utama.
“Kami mengapresiasi rencana audit untuk rekonsiliasi utang dan perbaikan manajemen obat di RSUD Meuraxa. Ini harus diikuti dengan perbaikan sistem yang lebih baik,” jelas Aulia Rahman.
Lebih lanjut, Aulia menunjukkan keyakinannya pada kemampuan serta niat baik Walikota dan Wakil Walikota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa saran dan masukan dari DPRK, terutama terkait pengawasan, juga perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah Kota.
Fraksi Golkar-PKB-PPP berharap langkah konkret akan diambil untuk memastikan ketersediaan obat dan menuntaskan persoalan utang di RSUD Meuraxa agar tidak terulang di masa mendatang.
Aulia juga menekankan pentingnya program rumah layak huni yang harus dilaksanakan secara objektif dan transparan, serta mendukung verifikasi penerima yang tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Dalam hal pengembangan BLK Banda Aceh Academy, Aulia berharap pelatihan yang diadakan tidak hanya berhenti pada pemberian sertifikat. Sebaliknya, harus menyertakan pendampingan serta akses pada sumber daya untuk memfasilitasi penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Perlu ada tindak lanjut yang nyata untuk penataan kawasan kota agar tercipta ketertiban di sektor usaha, parkir, kebersihan, serta pelayanan pengaduan publik yang lebih baik,” tutup Aulia Rahman, menekankan pentingnya perencanaan yang jelas.
[Red]






