kulas.id-Festival Kuliner Aceh 2026 resmi dimulai di Taman Sulthanah Safiatuddin pada Jumat, 11 September, menandai satu dekade penyelenggaraan acara ini. Plt Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, membuka festival dengan tema “Celebrating the Authenticity of Aceh’s Living Culinary Heritage” yang berlangsung selama empat hari hingga 14 September.
Taufik menekankan pentingnya kuliner sebagai bagian dari kekayaan budaya dan sejarah perdagangan Aceh yang dikenal sebagai jalur rempah-rempah. “Kuliner harus terus diwariskan sebagai dedikasi budaya,” ujarnya dalam sambutannya.
Selama acara, Dessy Maulidha Azwar, Ketua TP-PKK Banda Aceh, menerima piagam penghargaan sebagai kabupaten/kota pelestari tradisi kuliner Aceh. Selain itu, lebih dari 100 UMKM kuliner ambil bagian dalam festival ini, menawarkan lebih dari 500 variasi cita rasa.
Spesial tahun ini, ACF kembali dinobatkan sebagai salah satu dari 10 Karisma Event Nusantara oleh Kementerian Pariwisata RI. Festival ini juga menerapkan skema kolektif tanpa dana APBA, menunjukkan kemandirian dalam penyelenggaraan.
Dalam upaya mengurangi sampah plastik, panitia mendorong pengunjung untuk membawa botol minum dan tas belanja sendiri. Pengunjung hanya perlu membeli kupon senilai Rp15.000 untuk menikmati berbagai kuliner yang ditawarkan di area Galarasa Nusantara.
[Red]






