kulas.id-Banda Aceh, 1 Oktober 2026 — Inflasi Kota Banda Aceh pada bulan September 2026, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sebesar 0,25 persen secara bulanan. Secara kumulatif, inflasi tahun ini mencapai 1,75 persen, dan 4,69 persen secara tahunan. Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan tersebut adalah 114,88.
Kelompok pengeluaran yang berkontribusi terbesar terhadap inflasi tahunan meliputi Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil 1,70 persen. Diikuti oleh Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran yang menyumbang 1,21 persen, serta Transportasi dengan kontribusi 0,88 persen. Kelompok Pakaian dan Alas Kaki memberikan andil negatif sebesar 0,39 persen, yang membantu menahan laju inflasi.
Pergerakan inflasi selama setahun terakhir menunjukkan variasi, dari 3,67 persen pada September 2025, meningkat menjadi 6,70 persen pada Februari 2026, kemudian turun menjadi 3,43 persen pada April 2026, sebelum stabil kembali di 4,69 persen pada September 2026.
Di bulan ini, Pemerintah Kota melalui DP2KP dan DiskopUKMDag menggelar pasar pangan murah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk memastikan harga tetap terjangkau dan menjaga daya beli masyarakat.
Pencapaian inflasi pada September menjadi indikator vital bagi Pemko dalam mengatasi tantangan ekonomi daerah. Komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli menjadi fokus utama, dengan pemantauan dan intervensi berbasis data yang responsif.
[Red]




