Kulas.id-Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, melakukan kunjungan penting ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau kemajuan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Selama tinjauannya, Mualem menyalurkan bantuan bagi sektor pertanian dan pendidikan serta memantau pembangunan infrastruktur vital.
Dalam agenda awal, Mualem hadir langsung di tengah masyarakat dan menyaksikan penyerahan bantuan buffer stock dari Pemerintah Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat dioptimalkan untuk menunjang penanganan dan pemulihan yang dibutuhkan masyarakat pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dalam melewati masa sulit ini,” ujar Mualem saat pertemuan tersebut.
Tinjauan berlanjut ke lokasi pembangunan fasilitas air bersih di hunian tetap, yang merupakan hasil kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Mualem menekankan pentingnya akses air bersih bagi komunitas yang terdampak agar mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami ingin agar pembangunan ini segera selesai sehingga masyarakat bisa tinggal dengan layak,” tambahnya.
Sektor pertanian menjadi fokus selanjutnya, di mana Mualem menyerahkan alat dan mesin pertanian, termasuk satu unit traktor crawler kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Buket Mata Ie. Selain itu, bantuan pupuk Nitrea sebanyak dua ton dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) juga disalurkan. Bantuan-bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mendukung para petani yang terdampak.
Dalam hal pendidikan, Mualem mengecek kesiapan bantuan perangkat komputer dari Dinas Pendidikan Aceh di SMK Negeri 2 Karang Baru. “Fasilitas yang kami berikan harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung proses belajar-mengajar,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Aceh untuk mempercepat pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memperkuat sektor-sektor penting seperti pertanian dan pendidikan. “Pemulihan pascabencana adalah tentang memberikan kehidupan yang layak dan menggerakkan kembali ekonomi masyarakat,” tutup Mualem.
[Red]





