Kulas.id-Pemerintah Aceh mendorong percepatan rehabilitasi Terminal Tipe B Aceh Tamiang yang rusak akibat banjir pada akhir tahun lalu, agar fasilitas transportasi tersebut segera kembali beroperasi normal. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, mengatakan rehabilitasi tidak hanya memulihkan kerusakan, tetapi juga meningkatkan fasilitas untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik.
Taufik menyampaikan hal tersebut saat meninjau progres rehabilitasi terminal pada Selasa (13/10), didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, dan kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal. Menurutnya, terminal ini memiliki peran vital sebagai simpul transportasi antarkota di Provinsi Aceh dan pintu masuk dari Sumatera Utara.
“Terminal ini sangat vital bagi masyarakat. Kami mengharapkan percepatan penyelesaian pembangunan agar pemanfaatannya dapat segera pulih,” kata Taufik.
Ia menambahkan bahwa progres rehabilitasi menunjukkan perkembangan yang baik, dan berharap pihak rekanan dapat mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan agar terminal dapat segera melayani masyarakat kembali.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menjelaskan bahwa rehabilitasi terminal juga mencakup peningkatan berbagai fasilitas. Beberapa perubahan signifikan mencakup penambahan jumlah loket dari 8 menjadi 12 unit, perpanjangan ruang tunggu dari 40 menjadi 168 meter persegi, serta penambahan fasilitas kantin dari 2 menjadi 4 unit.
Pembangunan fasilitas toilet untuk pria dan wanita juga ditingkatkan dari 2 menjadi 6 unit. Selain itu, terminal akan dilengkapi dengan akses bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, serta fasilitas ATM. Penataan kantor petugas juga akan dilakukan agar lebih terintegrasi.
“Diharapkan peningkatan fasilitas ini tidak hanya mendukung operasional, tetapi juga memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses bagi masyarakat,” ungkap Faisal.
Dengan upaya percepatan rehabilitasi ini, diharapkan Terminal Tipe B Aceh Tamiang dapat kembali berfungsi optimal, mendukung mobilitas masyarakat, dan memperkuat konektivitas antara Aceh dan Sumatera Utara.
[Red]





