Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Dorong Ekonomi dan Budaya Banda Aceh

kulas.id-Banda Aceh – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Tahap III dianggap sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem sosial-ekonomi yang menguntungkan warga dan pelaku UMKM. Menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banda Aceh, Muhammad Zubir, proyek ini lebih dari sekadar infrastruktur, melainkan juga transformasi menjadi ‘ruang tamu kota’ yang inklusif.

Zubir menjelaskan bahwa konsep pembangunan yang mengutamakan pejalan kaki, atau pedestrian-oriented development, akan diperkenalkan di kawasan tersebut. Jalur pedestrian akan diperlebar dengan fasilitas seperti guiding block, area duduk, dan vegetasi peneduh. Penataan ini akan menjadikannya bebas dari kendaraan bermotor, menciptakan ruang aman bagi anak-anak dan nyaman untuk berbelanja.

“Dengan konsep car-free zone dan shared space, kami akan mengajak masyarakat untuk berinteraksi di area ini, sesuai dengan visi Pemko Banda Aceh untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan,” jelas Zubir.

Penataan ini juga akan memperkuat identitas budaya Aceh, dengan desain bangunan dan lanskap yang mencerminkan karakter lokal. Penambahan taman central dan struktur peneduh hijau diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memfasilitasi aktivitas ekonomi yang berlangsung hingga malam.

Pekerjaan ini meliputi penggunaan concrete stamp seluas 3.250 meter persegi dan overlay jalan aspal seluas 582 meter persegi, yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan kawasan modern dan berkarakter. Diskominfotik juga akan mendukung promosi kawasan melalui kanal informasi resmi pemerintah, termasuk publikasi kegiatan dan literasi digital untuk pedagang.

Zubir berharap proyek ini dapat menjadi ikon baru dan destinasi wisata yang mampu meningkatkan perekonomian lokal di Banda Aceh.

[Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *