Masyarakat Banda Aceh Diimbau Waspada Terhadap Sebaran Asap

kulas.id-Banda Aceh – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi sebaran asap yang terdeteksi di beberapa wilayah Aceh. Pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya asap di Aceh dan satu titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Jarak pandang di Aceh Utara juga dilaporkan menurun menjadi 2 hingga 3 kilometer, memicu perhatian khusus terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Meskipun konsentrasi partikel halus PM2.5 masih berada dalam kategori baik hingga sedang, Zubir meminta warga agar tetap mengawasi kondisi lingkungan, terutama jika asap memasuki Kota Banda Aceh.

“Kami minta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara mulai mengganggu. Jika terpaksa beraktivitas, gunakan masker sebagai perlindungan,” ujar Zubir.

Pengendara juga diingatkan untuk lebih berhati-hati saat berkendara dengan jarak pandang yang menurun. Zubir menekankan pentingnya menjaga kecepatan, jarak aman, dan menyalakan lampu kendaraan demi keselamatan bersama.

Warga disarankan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG mengenai perkembangan sebaran asap dan mutu udara, agar dapat mengambil langkah antisipasi yang sesuai dengan situasi di masing-masing daerah. “Jangan panik, tetapi tetap waspada. Jika asap semakin pekat, batasi kegiatan di luar ruangan,” tegasnya.

Menurut pantauan pada pagi hari, 16 Oktober 2026, kondisi kualitas udara di Banda Aceh terpantau “sedang” dengan nilai Air Quality Index (AQI) mencapai 63.

[Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *