Banda Aceh Kembangkan Energi Terbarukan dari Pengolahan Sampah

kulas.id-Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan kunjungan ke Center of Excellence Comestoarra di Senayan, Jakarta, pada Kamis (17/09/2026) untuk mengatasi permasalahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat.

Illiza menyebutkan, sampah dari Kota Banda Aceh dapat berkontribusi pada program co-firing di industri semen. Pengolahan ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan tumpukan sampah, tetapi juga untuk meningkatkan kemandirian energi kota.

“Ketahanan energi sangat penting di tengah ancaman perubahan iklim,” ujar Illiza. Dia menambahkan, pengolahan sampah merupakan langkah strategis yang mendukung invasi energi berkelanjutan dan mitigasi situasi darurat.

Banda Aceh Kembangkan Energi Terbarukan dari Pengolahan Sampah

Wali Kota juga mengusulkan penerapan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) dan skema kelistrikan hibrida untuk kampung-kampung serta Bank Sampah di Banda Aceh. Konsep ini diyakini dapat memberikan pasokan listrik dan menggantikan penggunaan bahan bakar gas untuk masyarakat.

“Apa yang diusulkan oleh PT APCA Tirta Engineering dan PT Comestoarra menjadi doa yang terjawab untuk mewujudkan masyarakat Banda Aceh yang tangguh,” tutupnya.

[Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *