Kulas.id-BANDA ACEH – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi fokus utama dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) 2026. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKS, Tengku Tarnuman, dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin malam, 21 September 2026.
Menurut Tarnuman, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang mereka terima. “Masyarakat tidak setiap hari membaca dokumen APBK, namun mereka merasakan langsung dampaknya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa layanan seperti jalan, pengangkutan sampah, kecepatan pelayanan di rumah sakit, serta kemudahan dalam administrasi kependudukan menjadi faktor yang sangat dirasakan masyarakat. “Masyarakat merasakan apakah sekolah dan fasilitas pendidikan tersedia dengan baik dan apakah kebutuhan air lancar,” lanjutnya.
Fraksi PKS mendesak agar perubahan APBK 2026 lebih memperhatikan peningkatan kualitas pelayanan dasar. “Banda Aceh tidak hanya boleh membangun gedung dan infrastruktur fisik. Kita harus membangun manusia,” tegas Tarnuman sambil meminta perhatian lebih terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda.
[Red]






