Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri kegiatan pemberian dukungan dan komitmen pembudayaan keamanan pangan di SMP Negeri 10 Banda Aceh, Senin, 23 Februari 2026.
Kedatangan Wali Kota yang akrab disapa Bunda Illiza itu disambut hangat oleh Kepala Sekolah Intan Nirmala beserta para guru. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dengan penampilan tari daerah oleh para murid serta sambutan dari Duta Sapa sekolah yang menjadi representasi pelajar berkarakter dan peduli lingkungan.
Dalam kesempatannya, Illiza mengatakan bahwa pembudayaan keamanan pangan di lingkungan sekolah merupakan bagian penting dari upaya membentuk generasi sehat dan berkualitas.
“Keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi budaya bersama. Anak-anak kita harus memahami mana makanan yang aman dan layak dikonsumsi, serta bagaimana menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para Duta Sapa SMPN 10 Banda Aceh. Dalam perbincangan yang berlangsung hangat, Illiza menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat, khususnya pelajar, aman, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun literasi keamanan pangan. Edukasi sejak usia dini akan melahirkan generasi yang lebih cerdas dalam memilih dan mengonsumsi makanan.
Tak hanya berdialog, Bunda Illiza juga menyapa para murid yang hadir dan memberikan motivasi agar terus belajar dengan semangat serta menjaga pola hidup sehat.
“Kalian adalah masa depan Banda Aceh. Jaga kesehatan, jaga akhlak, dan jadilah generasi yang membanggakan,” pesannya disambut antusias para siswa.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung pembudayaan keamanan pangan di lingkungan pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan pemerintah dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Riz)
