*Dimeriahkan Kampanye Simpatik Pelaporan SPT dan Sosialisasi ZIS Baitul Mal Kota*
Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menghadiri “Ngabuburit Spectaxcullar” di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banda Aceh, Selasa, 10 Maret 2026 sore.
Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut, dimeriahkan dengan kampanye simpatik pelaporan SPT tahunan dan sosialisasi zakat infak sedekah (ZIS) oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh.
Illiza pun merespon baik acara yang disebutnya bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang silaturahmi, edukasi, dan penguatan komitmen membangun kesadaran kolektif, “Bahwa ketaatan dalam kewajiban fiskal dan kedermawanan sosial adalah dua sisi dari satu nilai besar: tanggung jawab kepada Allah SWT dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh, khususnya melalui KPP Pratama Banda Aceh dan Pemerintah Kota serta Baitul Mal Kota Banda Aceh merupakan kolaborasi yang sangat strategis dan patut kita apresiasi.
Illiza memandang pajak dan zakat memiliki satu tujuan besar, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial. “Pajak menopang pembangunan kota melalui pembiayaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.”
“Sementara zakat, infak, dan sedekah memperkuat jaring pengaman sosial bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, serta memastikan tidak ada yang tertinggal dalam arus pembangunan,” kata Illiza.
“Dan alhamdulillah, berkat kontribusi pajak dan optimalisasi zakat yang terus kita dorong bersama, berbagai indikator pembangunan Kota Banda Aceh menunjukkan capaian yang menggembirakan,” katanya lagi.
Sejumlah pencapaian positif yang ia maksud di antaranya, penurunan angka kemiskinan Kota Banda Aceh dari 6,95 menjadi 5,45 persen. “Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi cerminan dari semakin banyaknya masyarakat yang terbantu, semakin kuatnya daya tahan ekonomi keluarga, serta semakin luasnya akses terhadap layanan dasar.”
Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banda Aceh telah mencapai 89,55 poin -tertinggi secara nasional. “Ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat kita terus mengalami peningkatan,” sebut Illiza.
Di balik capaian ini, menurut Illiza, ada kontribusi nyata dari para wajib pajak, para muzakki, serta seluruh elemen masyarakat yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan.
Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh dan seluruh masyarakat, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih. “Semoga para Wajib Pajak Besar dapat terus menjadi teladan, tidak hanya dalam kepatuhan pelaporan SPT Tahunan, tetapi juga dalam partisipasi aktif menunaikan ZIS melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh.”
Pada kesempatan itu, Wali Kota Illiza juga menerima plakat dari Kakanwil DJP Aceh Ahmad Jauhari sebagai simbol penghargaan atas kolaborasi antara kedua belah pihak selama ini.
Acara yang turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Alriandi Adiwinata, Ketua Badan Baitul Mal Kota M Yusuf Al-Qardhawi, serta unsur pimpinan dan segenap pegawai KPP Pratama Banda Aceh tersebut, ditutup dengan buka puasa bersama setelah tausiah dan doa bersama oleh Ustaz Ilham Maulana. (*)





