kulas.id-Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mendorong warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif dalam upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Ia menekankan pentingnya menanam berbagai kebutuhan pangan, termasuk cabai dan sayuran, sebagai solusi sederhana untuk mengatasi fluktuasi harga pangan.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya mengakses pasar murah, tetapi juga menanam pangan di rumah masing-masing. Ketika terjadi lonjakan harga, kebutuhan tersebut sudah tersedia di rumah,” ujar Illiza saat meninjau kegiatan pangan murah di Gampong Lamlagang pada Kamis (14/10/2026).
Pemko Banda Aceh juga menggelar program pangan murah dengan menyalurkan 2.000 paket bahan pangan bersubsidi yang masing-masing mendapatkan subsidi Rp50 ribu. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti lanjut usia.
Illiza menambahkan, kegiatan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dinamika harga pangan. “Kegiatan ini tentu sangat membantu, dan kami berharap bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
[Red]






